Samsat Desa, Pertama di Yogyakarta
Samsat Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul salah satu Samsat Desa di Yogyakarta (gambar: ekosid_ajah/Instagram)

SAMSAT Desa, Pertama di Yogyakarta dan tersedia di Seluruh Indonesia

Diposting pada

BLOGOTIVE.COM – Sistem Samsat Online yang berlaku di Indonesia beberapa tahun belakangan ini tidak hanya dimanfaatkan ala kadarnya, melainkan secara total!

Bagaimana tidak, dengan sistem informasi yang semakin luas dan terbuka tentunya akan sayang apabila tidak mempermudah segala urusan kita, termasuk kewajiban membayar pajak bagi pengguna kendaraan bermotor di Indonesia.

Dengan sistem yang terintegrasi online, maksudnya antar SAMSAT memiliki keterhubungan di seluruh penjuru tanah air maka kita bisa membayar pajak motor dimana saja.

Tak hanya melalui Kantor SAMSAT Induk saja, melainkan di jalanan umum tempat kerumunan orang berkumpul seperti pasar dan bahkan sekarang di Desa-pun sudah memiliki kantor Samsat.

Ya betul masdab, tidak hanya melalui Samsat Keliling atau Samsat pembantu saja yang bisa melayani kita untuk perpanjangan pajak tahunan kendaraan bermotor namun Samsat Desa juga bisa dimanfaatkan terutama yang rumahnya di pedesaan seperti admin BlogOtive ini.

Ya, memang saya lebih sering di Yogyakarta selama weekday namun di akhir pekan biasanya saya menghabiskan liburan di kampung halaman karena Gunungkidul tercinta punya destinasi wisata super banyak disana, selain itu udara sejuk juga membuatku semakin betah sebagai refleksi melepas penat hiruk pikuk Jogja yang penuh kendaraan berlalu-lalang. Nah malah kemana-mana.. Yuk kembali ke topik bahasan!

SAMSAT Desa di Yogyakarta pertama kali di Indonesia

Samsat Desa hadir sebagai sarana mempermudah Masyarakat Indonesia untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Samsat Desa pertama kali diberlakukan dan dijalankan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Di awal-awal tahun 2017, DIY tercatat sudah membuka 5 SAMSAT yang tersebar di seluruh Kabupaten/kota di DIY yakni Kabupatan Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta.

SAMSAT Desa yang dibangun adalah daerah yang jauh dari Samsat Induk yang tempatnya ada di tengah-tengah kota. Beberapa daerah itu diantaranya adalah Desa Pakem Binangun (Sleman), Bambang Lipuro (Bantul), Semuih (Gunungkidul), Palihan (Kulon Progo) dan Wirogunan (Yogyakarta).

Gunerbur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa fungsi Samsat Desa selain untuk membayar pajak kendaraan juga bisa digunakan sebagai sarana menjalin hubungan komunikasi setiap masyarakat.

“Jangan hanya sekedar untuk menggantungkan pada teknologi yang ada. Desa adalah basis paling bawah maka bagaimana berkomunikasi. Kalau di kota, masuk bayar STNK, selesai, keluar tanpa say helo bagi masyarakat, tapi di desa itu lain. Tidak hanya membayar selesai, tapi membangun komunikasi itu diperlukan,” kata Gubernur DIY itu, dikutip detik.com.

Kalau saya tangkap kutipan Pak Gubernur DIY diatas adalah dengan adanya Samsat Desa, masyarakat pedesaan bisa saling berhubungan dan bertegur sapa dan sharing seperti adat biasanya sembari menyelesaikan kewajibanya, bukan hanya masuk-bayar-keluar seperti di kebiasaan orang-orang di perkotaan.

Jumlah Samsat Desa sendiri, di setiap daerah masih ditambahi seiring perkembangan waktu seperti Samsat Hargomulyo, Gunungkidul, Samsat Banyurejo, Sleman dan Banjararum, Kulon Progo.. total sudah ada 9 Samsat Desa/Kelurahan di DIY.

Samsat Desa Banjararum Kulon Progo
Samsat Desa Banjararum Kulon Progo (samsat_kulonprogo/Instagram)

Untuk di Yogyakarta sendiri, Jam Buka Samsat Desa/Kelurahan adalah hari Senin-Sabtu pukul 08:00 WIB sampai 14:00 WIB, untuk hari Minggu dan libur nasional tutup.

Akan ada di seluruh Indonesia, bukan hanya Yogyakarta

Samsat desa tidak hanya diadakan di Yogyakarta saja namun Samsat Desa akan di adakan di setiap provinsi seluruh Indonesia.

Seperti yang dikatakan Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Pol Royke Lumowa saat melakukan launching Samsat Desa di Balai Desa Pakem Binangun, Kabupaten Sleman.

“Yogyakarta yang sanggup duluan, kedepan seluruh Indonesia akan ada. Setiap Polda setiap propinsi ada Samsat Desa,” ujar Royke Lumowa dikutip detik.com.

Sampai artikel ini diterbitkan, sudah ada banyak Samsat Desa luar DIY (seluruh Indonesia) yang mulai beroprasi.

Sayang untuk dilewatkan:

Wah fix, mudah banget kalau mau memperpanjang STNK bisa pas waktu pulang kampung masdab.. Samsat Desa Semugih di kecamatan Rongkop itu yang paling dekat dengan rumah saya.. kalau ditempatmu sudah ada Samsat Desa belum? (Hendri)

Gambar Gravatar
Blogger asal Yogyakarta yang masih belajar dan mencoba berbagai untuk menyalurkan hobi dan kesukaan terhadap Motor, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat dan Salam Gaspol!