Casey Stoner dan Jorge Lorenzo
Casey Stoner dan Jorge Lorenzo ketika masih di Ducati (gambar: Twitter)

“Lorenzo akan lebih mudah beradaptasi dengan Honda,” Kata Stoner.

Diposting pada

BLOGOTIVE.COM – Casey Stoner mengeluarkan pendapatnya mengenai perpindahan Jorge Lorenzo dari Ducati ke Honda untuk musim MotoGP 2019, menurutnya Lorenzo akan lebih mudah beradaptasi dengan Honda daripada Ducati.

Jorge Lorenzo sebelumnya sudah raih 44 kali kemenangan bersama Yamaha setelah itu memutuskan pindah ke Ducati, di Ducati Jorge sumbangkan dua kali kemenangan. Lorenzo merupakan salah satu pembalap yang sudah menangi seri Grand-Prix dengan dua pabrikan berbeda.

Lorenzo dianggap “lambat” melakukan penyesuaian diri dari Yamaha ke Ducati lantaran terputuk di musim 2017 dan baru kompetitif di pertengahan musim 2018, hingga pada akhirnya Ducati memilih Petrucci untuk amunisi pembalapnya di musim ini.

Datang dengan pengalaman, Honda tak mau menyia-nyaiakan kesempatan, The 99 Spaniard gabung Honda di musim 2019-2020.

Kata Stoner, Lorenzo lebih mudah beradaptasi dengan Honda daripada Ducati

Jorge Lorenzo bersama Motor Honda RC213V
Jorge Lorenzo bersama Motor Honda RC213V

Casey Stoner merupakan pembalap yang juga merasakan pengalaman sama seperti Lorenzo yaitu pindah dari pabrikan Ducati ke Honda pada musim 2011-2012, Stoner juga salah satu suksesor Honda di masa itu.

Stoner juga merupakan mantan test-rider Ducati yang ditugasi khusus memberikan “assist” kepada Lorenzo dalam target Juara bersama Ducati. Kurang lebih, pembalap Australia itu sudah tahu karakter Lorenzo memacu motor dan menurutnya, Lorenzo bakalan lebih mudah beradaptasi di Honda daripada Ducati.

“Saya pikir akan lebih mudah bagi Lorenzo untuk pindah dari Ducati ke Honda [daripada Yamaha ke Ducati], Honda adalah motor yang jauh lebih terkesan normal, itu membuatnya lebih banyak waktu untuk menang daripada yang kami harapkan, tetapi Jorge telah menunjukkan bahwa dia bisa menang di Ducati. Saya tidak ragu bahwa dia dapat melakukanya, saya sangat tertarik untuk melihat apa yang terjadi [selanjutnya],” ujar Stoner dikutip Speedweek.

Stoner yakin kalaupun Marquez dan Lorenzo menggunakan motor yang sama (Honda RC-213V), mereka akan mengambil jalur yang berbeda soal konfigurasi.

“Kemungkinan Spesifikasi mesin tahun depan dan hal-hal lain seperti rem, roda dan ban mereka tidak akan sama,” jelasnya.

Di artikel BlogOtive sebelumnya, Direktur Teknik Honda Racing Corportation (HRC) Takeo Yokoyama memang mengatakan kalau motor Lorenzo dan Marquez berbeda, (selengkapnya: Honda: Motor Lorenzo dan Marquez berbeda, Jaminan Perlakuan Spesial terhadap Jorge?).

“Honda mungkin memiliki sasis yang berbeda bahkan winglet dan geometri, ketika saya masih di Honda, Pedrosa dan saya menggunakan pilihan yang berbeda dan saya juga tahu Marc [Marquez] juga lebih sukai konfigurasi yang berbeda, bahkan mungkin Jorge dan Marc punya mapping (pemetaan elektronik) ECU yang berbeda,” tambah Stoner.

Stoner memuji petinggi tim balap Honda soal kepemimpinan terhadap ti Honda.

“Dia [Takeo Yokoyama] selalu tertarik dengan apa yang dia katakan tentang motor dengan berbagai pilihan, Takeo juga punya ide yang jelas serta kepemimpinan yang jelas, itu tidak pernah terjadi sesuatu yang buruk,”

Bro, seorang Stoner yang juga sudah merasakan di tim Ducati dan Honda berkata kalau Lorenzo bakalan lebih mudah menyesuaikan diri di Honda.. betulkan begitu? Kita lihat nanti di.. (Hendri)

Gambar Gravatar
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015, menulis lebih dari seribu kata setiap hari.. :)