Riding pakai Yamaha FreeGo dalam acara Sunmori bersama Motovlogger Jogja
Riding pakai Yamaha FreeGo dalam acara Sunmori bersama Motovlogger Jogja

Review : Impresi Berkendara Yamaha FreeGo, Enak Pokoke!

Diposting pada

BLOGOTIVE.COM – Hari ini, Minggu (20/1/2018) saya bersama Blogger Otomotif dan Motovlogger Jogja diajak Sunmori (Sunday Morning Riding) oleh Yamaha Jogja.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan City Rolling, berkeliling kota Jogja mengendarai motor 125 cc “Si Bebas Pergi”.

Blogger Otomotif dan Motovlogger Jogja
Blogger Otomotif dan Motovlogger Jogja
Yamaha FreeGo Jogja
Yamaha FreeGo Jogja

Rute yang dilalui adalah, pertama start dari Yamaha Ambarukmo di Jl Laksda Adisucipto menuju tugu Jogja, kedua keliling kota Jogja melintasi Malioboro dan menuju ke utara Jogja.

Dalam perjalanan menuju ke Utara Jogja, treknya melewati Jl Ring Road Utara menuju tujuan utama di Turi, Sleman untuk transit di Turi-turi Coffee untuk istirahat dan makan siang.

Rasanya Naik Yamaha FreeGo, Enak.

Impresi Berkendara Yamaha FreeGo
Impresi Berkendara Yamaha FreeGo

Nah diartikel ini BlogOtive akan menceritakan impresi berkendara, bagaimana rasanya naik Yamaha FreeGo 125 ini.

Kita bakalan fokus ke impresi berkendaranya saja, untuk teman-teman yang ingin tahu lebih mengenai motor ini sebelumnya silahkan lihat artikel sebelunya lewat beberapa link di bawah;

Impresi Berkendara

Feeling berkendaara menaiki Yamaha FreeGo ini adalah enjoy dan anteng. Memang bukan Lexi Yamaha namun ergonomi berkendaranya mirip-mirip, meskipun hanya tidak bisa berkendara.

Efek ban gambotnya yang punya ukuran 100/90 ring 12 dan 110/90 (rim 12 inch) membuat berkendara menjadi anteng kalau istilah jawanya, artinya tidak mudah terombang-ambing gitu loh.

Nah Mesipun sama-sama 125 cc namun impresi berkendara antara FreeGo dan Mio M3 itu berbeda, memang karakter FreeGo ini anteng sementara Mio M3 lebih enteng, lebih dinamis.

Suspensi

Suspensi shock belakang empuk, shock depan juga cukup. Imbanglah antara kenyamanan dan kesimbangan nikung. Joknya juga tebal, soal shock ini rasanya kayak naik Lexi, mirip banget. (Baca: Perbandingan Spesifikasi FreeGo vs Lexi, Pilih Mana?)

Minusnya, area kokpit atau setang kemudi kasih vibrasi kalau dipakai melewati jalanan aspal yang kurang rata, tapi enggak seberapa juga dan bisa dimaklumi, namanya juga pakai rim 12 inch.

Ergonomi

Yamaha FreeGo ini cukup tinggi, lebih tinggi daripada Mio M3, akan tetapi tidak setinggi Lexi juga. Tinggi badan saya 175 cm menapak sempurna ketika naik motor ini. Sepertinya, untuk tinggi 165 – 170 juga masih nyaman kok, tidak terlalu tersiksa.

Kesimpulan dari Review ini, Yamaha Lexi 125 motor yang nyaman, asli.. Enak buat harian maupun buat jalan-jalan (apalagi fiturnya mendukung banget). Next, jika ada kesempatan kita akan bahas lebih banyak lagi, tentang konsumsi BBM dll! (Hendri)

Gambar Gravatar
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015, menulis lebih dari seribu kata setiap hari.. :)