Yamaha FreeGo vs Mio 125
Yamaha FreeGo vs Mio 125

Mesin sama 125 cc, Apa Bedanya FreeGo dan Mio M3?

Diposting pada

BLOGOTIVE.COM – Halo masdab dimanapun anda berada, buat yang masih kepo tentang Yamaha FreeGo disini saya masih akan membahas detail lagi tentang motor baru Yamaha ini.. kali ini pertanyaanya, Apa Bedanya FreeGo dan Mio M3?

Banyak dari teman-teman yang bertanya, apa sih perbedaan antara Yamaha FreeGo dan Mio M3.. secara kedua motor ini memiliki kapasitas mesin yang sama yakni 125 cc, 2 katup.

Ya betul masdab, mengacu pada spesifikasi resmi.. mesin motor FreeGo ini sama plek seperti mesin Mio M3, dari volume silindernya sama dengan bore piston 52,4 mm dengan langkah sejauh 57,9 mm. Perbandingan kompresi-nya pun sama seperti Mio M3 yaitu 9,5 : 1.

Lantas bagaimana dengan performanya? ya, tenaga mesin yang dihasilkan keduanya juga sama dengan power maksimal 7,0 kW (9,3 HP) pada 8.000 rpm dan didukung torsi 9,5 Nm pada 5.500 rpm.

Bisa dikatakan basis mesin Yamaha FreeGo ini mengambil mesin Mio M3, bukan pakai mesin Lexi 125 yang diketahui sudah pakai 4 katup dengan Variable Valve Actuation (VVA).

Nah.. tapi,

Ada tapinya nih, meskipun mesin-nya serupa, namun body fisik kedua motor ini berbeda, baik dari ukuran kaki-kaki sampai bobot FreeGo dan Mio M3 juga berbeda.

Yamaha FreeGo punya bobot lebih berat 6 kg daripada Mio M3 yang beratnya 94 kg (sama-sama versi standar), terus ukuran kaki-kaki motor ini beda banget.. FreeGo pakai rim 12 inch (110/90 depan dan 110/90 belakang) sedangkkan Mio M3 pakai velg ring 14 inch (70/90 depan dan 80/90 belakang), jadi ukuran ban FreeGo lebih gambot tapi ban Mio diameternya lebih panjang.

Perbedaan Yamaha FreeGo dan Mio M3

Untuk teman-teman semuanya, berikut ini BlogOtive kasih rangkuman perbedaan Yamaha FreeGo dan Mio M3.. baca sampai selesai ya!

Feeling ketika dipakai riding (Handling)
Ketika mencoba Yamaha FreeGo saat launching di Jogja kemarin, motor ini rasanya antep kalau orang jawa bilang.. efek ban gambotnya membuat motor ini lebih punya kestabilan di trek lurus, tidak mudah terombang ambing.

Sedangkan Mio M3, lebih ke enteng buat manuver, karena memang pakai ukuran ban lebih kecil. Tapi rasanya naik Mio M3 tidak se-anteng FreeGo ketika lurus.

Jadi FreeGo ini lebih enak buat nyantai masbro, enggak khawatir dengan rintangan-rintangan kecil gitu.

Speedometer FreeGo Digital, sedangkan Mio M3 masih Analog
Kedua, Speedometer Yamaha FreeGo ini sudah full LCD Digital semua indikatornya. Indikatornya-pun lebih lengkap seperti ada indikator penting seperti tegangan aki dan tripmeter.

Sedangkan Mio M3, speedonya masih pakai analog dan tidak ada instrumen tambahan seperti punya FreeGo.

Perbedaaan Speedometer Mio M3 dan FreeGo
Perbedaaan Speedometer Mio M3 dan FreeGo

Pakai FreeGo Isi bensin tidak perlu turun dan buka jok
Bedanya yang ketiga, kamu tahu kan Posisi Tangki Bensin FreeGo itu dibawah dek dan tempat pengisianya di dashboard sebelah kiri, jadi ngisi bensin pakai FreeGo gak perlu turun dan buka jok bro, beda sama Mio M3 yang harus repot-repot turun.

Lubang Tanki Bensin Yamaha FreeGo
Lubang Tangki Bensin Yamaha FreeGo di sayap kiri

Kapasitas Bagasi FreeGo jauh lebih longgar
Perbedaan ke-empat, Yamaha FreeGo punya kapasitas bagasi 25 liter seperti halnya NMax dan Aerox.. ruangan underseat-nya full digunakan sebagai penyimpanan barang alias bagasi karena tankinya enggak ada disana.

Bagasi FreeGo sudah helm-in (full face), bola basket-pun mmasuk dengan sempurna. Nah, sedangkan Mio M3, kapasitas bagasinya tidak seluas FreeGo karena harus berbagi space dengan tanki 4,2 liternya.

Kelebihan Yamaha FreeGo, Bagasi bisa muat helm dan bola basket
Kapasitas Bagasi Yamaha FreeGo bisa naruh helm dan bola basket

Pakai Yamaha FreeGo bisa buat ngecas Hape
Yamaha FreeGo punya fitur namanya Electric Power Shocket (Power Outlet) di bagian dashboard sebelah kanan yang bisa dimanfaatkan untuk charging handphone.

Power Outlet Yamaha FreeGo, buat ngecas hape
Power Outlet Yamaha FreeGo, buat ngecas hape

Sayang sekali Yamaha Mio M3 tidak punya fitur ini. Oh iya satu, lagi.. Yamaha FreeGo tipe S punya kunci keyless sementara Mio M3 masih pakai kunci biasa berpengaman magnet.

Jadi itu Perbedaan FreeGo dan Mio M3 teman-teman semua, Perbedaan antara FreeGo dan Yamaha Mio M3.. selisih Rp 4 jutaan FreeGo worth it lah ya meskipun kapasitas mesinya sama. Saran BlogOtive kalau mau nyari performance pilih Lexi saja, kalau nyari yang praktis FreeGo, murah ya Mio M3.. itu bro!

Perbandingan Spesifikasi Yamaha FreeGo vs Mio M3

Keterangan.
FreeGo
Mio M3
Harga
Standar Rp 18.500.000 Rp 15.500.000
Tertinggi Rp 19.700.000 (tipe S) Rp 16.450.000 (AKS SSS)
Dimensi
P x L x T 1.905 x 690 x 1.100 mm 1.870 x 685 x 1.035 mm
Tinggi Jok 778 mm 750 mm
Jarak Sumbu Roda 1.275 mm 1.260
Jarak terendah ke tanah ? 135 mm
Berat Isi 100 Kg 94 kg
Kapasitas Tanki 4,2 L 4,2 L
Mesin
Kapasitas 125 cc 124,7 cc
Jumlah Silinder Tunggal Tunggal
Tipe Single (SOHC), 2-katup Single (SOHC), 2-katup
Sistem Bahan Bakar Injeksi Injeksi
Sistem Pendingin Udara Udara
Sistem Starter Pedal dan Elektrik Pedal dan Elektrik
Daya Maksimum 7,0 kW / 8.000 rpm 7,0 kW / 8.000 rpm
Torsi Maksimum 9,5 Nm / 5.500 rpm 9,6 Nm / 5.500 rpm
Perbandingan Kompresi 9,5 : 1 9,5 : 1
Diameter x Langkah 52,4 x 57,9 mm 52,4 x 57,9 mm
Transmisi Otomatis Otomatis
Tipe Kopling Kering Kering
Rangka
Tipe Tulang Punggung Tulang Punggung
Suspensi Depan Teleskopik Teleskopik
Suspensi Belakang Unit Swing Unit Swing
Ukuran Ban Depan 100/90-12 (59J) 70/90-14 
Ukuran Ban Belakang 110/90-12 (64L) 80/90-14
Tipe Ban Tubeless Tubeless
Tipe Rem Depan Cakram, 1 Piston Cakram, 1 Piston
Tipe Rem Belakang Tromol Tromol
Kelistrikan
Baterai YTZ4V YTZ4V
Sistem Pengapian TCI / Transistor TCI
Tipe Busi CR6HSA CR6HSA
Fitur
Headlight LED Ya Tidak
Speedometer Digital Ya Tidak
Power Outlet Ya Tidak
Smart Motor Generator Ya Ya (tipe AKS+SSS)
Variable Valve Aactuation Tidak Tidak

Itu dia artikel komparasi antara FreeGo vs Mio M3 yang bisa BlogOtive berikan untuk teman-teman semua, semoga bisa menjadi referensi untuk memilih.. (Hendri)

Gambar Gravatar
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015, menulis lebih dari seribu kata setiap hari.. :)