32.4 C
Yogyakarta
Kamis, Oktober 14, 2021

Sama-sama Pakai Eco Indicator, Ini Perbedaan pada BeAT dan Mio

Seperti kita tahu, Eco Indicator merupakan sebuah panel indikasi pada speedometer yang memiliki fungsi memberitahu pengendara bahwa si rider sedang mengendari motor dengan cara hemat bahan bakar, Economic Riding Mode.

Saat ini, hampir semua Motor-motor matic mengaplikasikan fitur ini khususnya motor Honda dan Yamaha seperti BeAT, Scoopy, Vario, Mio, SoulGT, Fino dan yang lainya, bahkan motor naked seperti Byson saja mengaplikasikan Indikator ECO.

Pabrikan memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan bahwa “ini loh kamu sedang berkendara ekonomis, BBM-mu irit” ya semacam pesan itu kepada pengemudi. hehe.. Makanya untuk BeAT dan Mio berbeda cara penyampaianya.. ya, sebenarnya bukan hanya BeAT dan Mio melainkan motor Honda dan motor Yamaha.

Baca juga:  Cara Berkendara Irit Pakai Motor, Tanpa ECO Indikator!

Perbedaan ECO Indicator Honda BeAT dan Yamaha Mio

Meskipun sama-sama memberikan indikator irit dan informasinya hampir sama pada intinya.. yakni kecepatan stabil di putaran mesin menengah dengan kecepatan 20 Km sd 60 Km, maka dengan gas stabil di kecepatan tersebut bisa diindikasikan motor dikendarai secara irit BBM.. jadi sebenarnya tanpa indikator, begitulah cara mengendari motor (khususnya skutik) 110-125 cc dengan irit konsumsi bensin.

Baca juga:  Nih 3 Motor Matic Irit Bensin 2019 dari Pabrikan Jepang

Pada Indikator Yamaha Mio series, Fino dan SoulGT.. Indikator Ekonomis diberi tanda lampu menyala dan tidak menyala. Lampu menyala pada saat motor dikendarai dengan kecepatan stabil pada 20 sampai 60 kilometer per jam.. artinya pada sebelum 20 kpj dan melebihi 60 Kpj ECO indicator mati.

Baca juga:  Motor Sejuta Umat Honda BeAT Punya Warna Baru di Awal 2019

ECO Indikator Yamaha Mio
ECO Indikator Yamaha Mio Z, menyala di kecepatan 20-60 Km

Sementara pada Indicator motor-motor Honda seperti BeAT, Scoopy dan Vario, Indikator Ekonomis diberi 2 tanda nyala lampu yakni Kurang terang pada kecepatan 0-20 km/j dan menyala terang pada kecepatan 20-70 km/jaman dan akan mati pada kecepatan melebihi 70 km/jam.

Nah, cuma itu perbedaanya.. sebenarnya pada intinya sama saja, hanya Indikator pada BeAT dibuat lebih lengkap, kalau motor cibawa kecepatan tinggi=boros (ECO Indictor tidak menyala) sementara jika terlalu pelan kurang irit (Indikator mbleret).

Hendri Widananto
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015 hingga kini.

Baca Juga

All New CB150R facelift 2021 Resmi Launching di Yogyakarta, Kedu dan Banyumas

BLOGOTIVE.COM - Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas secara resmi telah memperkenalkan motor sport...

7 Fitur Baru All New CB150R Facelift, Suspensi Berubah!

BLOGOTIVE.COM - All New Honda CB150R sudah update facelif lagi bro, pertama kali motor ini mengaspal dengan mesin baru pada 2015 kemudian...

Tinggalkan Balasan

Tetap Terhubung

2,717FansSuka
1,505PengikutMengikuti
92,093PelangganBerlangganan

Terbaru

Pajak Innova Reborn 2016-2021 Bensin dan Diesel, Catat Sebelum Membeli!

BLOGOTIVE.COM - Siapa yang tidak tahu Toyota Kijang Innova, mobil MPV 7 seater yang sudah sejak lama menjadi favorit masyarakat Indonesia karena...

Biaya Biro Jasa STNK Perpanjangan Tanpa KTP, Ini Tarifnya

BLOGOTIVE.COM - Perpajakan masih menjadi kendala bagi beberapa orang yang membeli kendaraan bekas atau second, jika hendak perpanjangan tahunan si pemilik STNK...

All New CB150R facelift 2021 Resmi Launching di Yogyakarta, Kedu dan Banyumas

BLOGOTIVE.COM - Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas secara resmi telah memperkenalkan motor sport...

Starting Grid MotoGP Perancis 2021, Quartararo Pole Position

BLOGOTIVE.COM - Starting Grid MotoGP Perancis 2021 di Sirkuit Le Mans menempatkan pembalap pabrikan Yamaha, Quartararo start dari posisi pertama, Fabio meraih...