21.7 C
Yogyakarta
Rabu, April 21, 2021

Sama-sama Pakai Eco Indicator, Ini Perbedaan pada BeAT dan Mio

Seperti kita tahu, Eco Indicator merupakan sebuah panel indikasi pada speedometer yang memiliki fungsi memberitahu pengendara bahwa si rider sedang mengendari motor dengan cara hemat bahan bakar, Economic Riding Mode.

Saat ini, hampir semua Motor-motor matic mengaplikasikan fitur ini khususnya motor Honda dan Yamaha seperti BeAT, Scoopy, Vario, Mio, SoulGT, Fino dan yang lainya, bahkan motor naked seperti Byson saja mengaplikasikan Indikator ECO.

Pabrikan memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan bahwa “ini loh kamu sedang berkendara ekonomis, BBM-mu irit” ya semacam pesan itu kepada pengemudi. hehe.. Makanya untuk BeAT dan Mio berbeda cara penyampaianya.. ya, sebenarnya bukan hanya BeAT dan Mio melainkan motor Honda dan motor Yamaha.

Baca juga:  5 Pilihan Warna Mio M3 2018 dengan Grafis Baru

Perbedaan ECO Indicator Honda BeAT dan Yamaha Mio

Meskipun sama-sama memberikan indikator irit dan informasinya hampir sama pada intinya.. yakni kecepatan stabil di putaran mesin menengah dengan kecepatan 20 Km sd 60 Km, maka dengan gas stabil di kecepatan tersebut bisa diindikasikan motor dikendarai secara irit BBM.. jadi sebenarnya tanpa indikator, begitulah cara mengendari motor (khususnya skutik) 110-125 cc dengan irit konsumsi bensin.

Baca juga:  Ini Kekurangan Suzuki Nex II bila dibanding BeAT dan Mio

Pada Indikator Yamaha Mio series, Fino dan SoulGT.. Indikator Ekonomis diberi tanda lampu menyala dan tidak menyala. Lampu menyala pada saat motor dikendarai dengan kecepatan stabil pada 20 sampai 60 kilometer per jam.. artinya pada sebelum 20 kpj dan melebihi 60 Kpj ECO indicator mati.

Baca juga:  Nih 3 Motor Matic Irit Bensin 2019 dari Pabrikan Jepang

ECO Indikator Yamaha Mio
ECO Indikator Yamaha Mio Z, menyala di kecepatan 20-60 Km

Sementara pada Indicator motor-motor Honda seperti BeAT, Scoopy dan Vario, Indikator Ekonomis diberi 2 tanda nyala lampu yakni Kurang terang pada kecepatan 0-20 km/j dan menyala terang pada kecepatan 20-70 km/jaman dan akan mati pada kecepatan melebihi 70 km/jam.

Nah, cuma itu perbedaanya.. sebenarnya pada intinya sama saja, hanya Indikator pada BeAT dibuat lebih lengkap, kalau motor cibawa kecepatan tinggi=boros (ECO Indictor tidak menyala) sementara jika terlalu pelan kurang irit (Indikator mbleret).

Hendri Widananto
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015 hingga kini.

Baca Juga

Arti Kedipan Indikator Mesin Menyala Kuning (MIL) di Spidometer Motor Honda

BLOGOTIVE.COM - Saat ini semua sepeda motor Honda telah menggunakan sistem PGM-FI, dimana salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan...

Modifikator: Yamaha NMax 155 Motor yang Mudah di Modifikasi

BLOGOTIVE.COM - Berkembangluasnya modifikasi sepeda motor di Tanah Air juga marak pada kategori MAXI Yamaha. Ubahannya menjadi sebuah karya seni yang tidak...

Tinggalkan Balasan

Tetap Terhubung

2,717FansSuka
1,505PengikutMengikuti
92,093PelangganBerlangganan

Terbaru

Honda PCX160 Raffle Semarakkan Pameran Virtual FIFGROUP FEST

BLOGOTIVE.COM - Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas menggelar program Honda PCX Raffle. Program...

Jam Tayang MotoGP Portugal 2021 Minggu Malam di Trans7

BLOGOTIVE.COM - Jam Tayang MotoGP Portugal akan di siarkan secara Langsung di Trans7 malam nanti, 18 April 2021 mulai pukul 18:00 WIB...

Arti Kedipan Indikator Mesin Menyala Kuning (MIL) di Spidometer Motor Honda

BLOGOTIVE.COM - Saat ini semua sepeda motor Honda telah menggunakan sistem PGM-FI, dimana salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan...

Prediksi MotoGP Portugal 2021, Revans Yamaha-Ducati Part 3

BLOGOTIVE.COM - MotoGP Portugal 2021 diprediksi akan kembali memanas, Pembalap tuan rumah tim pabrikan KTM, Miguel Oliveira memiliki sejarah manis di Sirkuit...