28.7 C
Yogyakarta
Minggu, April 18, 2021

5 Kelebihan Ban Tubeless daripada Ban Biasa (Tube Type)

Ban Tubeless adalah tipe Ban yang tidak menggunakan ban dalam, seperti pada istilah namanya yakni Tube dan Less dalam bahasa Indonesia (tanpa tabung/ban dalam) sementara Ban Biasa atau Konvensional (Tube Type) adalah tipe Ban yang masih menggunakan ban dalam.

Ban Tubeless diciptakan sekitar tahun 1990, ban tipe ini bisa dikatakan merupakan pengembangan dari Ban Tube yang memiliki kemampuan lebih baik. Tentunya Ban Tubeless, orang Indonesia populer menyebutnya Ban Tubles memiliki banyak Kelebihan daripada Ban Biasa, disini BlogOtive akan membahasnya lebih dalam.

Perbedaan Ban Tubeless dengan Ban Biasa (Tube Type)

Perbedaan Ban Tubeless dengan Ban Biasa
Perbedaan Ban Tubeless dengan Ban Biasa

Tube Type vs Tubeless
Perbedaan Ban Tubeless dengan Ban Biasa

Kelebihan Ban Tubeless daripada Ban Biasa

Ban Tubeless dibuat dengan konstruksi tanpa ban dalam, sebagai gantinya ban ini memiliki inner-liner yang langsung mengikat velg dan menahan udara didalamnya, susunan ini satu paket dalam ban.

Lapisan Pada Ban Tubeless
Lapisan Pada Ban Tubeless

Konstruksi ban tubeless juga lebih kokoh daripada ban konvensional, selain itu Ban Tubeless biasanya memiliki daya tahan yang lebih awet, meskipun tergantung compound yang digunakan.

Baca juga:  IRC Road Winner menipis, Bingung Pilih Ban Corsa R99 vs Aspira Premio Sportivo !!

Dinding ban tubeless juga lebih kuat dan solid dibandingkan ban tube type karena sudah membentuk menjadi satu, lebih tebal tentunya.

Karena Solid, Angin atau Nitrogen pada pada ban Tubles tidak mudah keluar saat tertusuk benda tajam, berbeda dengan ban biasa yang biasanya kalau terkena benda tajam, pada ban dalamnya akan langsung kempes.

Tetapi, bukan berarti Ban Tubeless anti bocor atau tidak bisa kempes, hanya saja ketika bocor angin yang keluar sedikit saja secara perlahan-lahan karena materialnya yang solid, apalagi jika benda yang menusuk tidak dicabut, akan lebih lama lagi untuk kempes, namun jika tertusuk benda tajam seperti paku itu dapat merusak velg kalau dipakai jalan.

Baca juga:  IRC Road Winner menipis, Bingung Pilih Ban Corsa R99 vs Aspira Premio Sportivo !!

Jadi ketika pakai ban tubeless dan ternyata mengalami kejadian seperti tertusuk paku dijalan, motor tidak langsung kempes, memberikan kesempatan kita untuk mencari tambal ban tanpa harus dorong!

Berbeda dengan Ban konvensional yang harus menambal ban dalamnya dulu jika bocor, untuk ban tubeless tidak perlu melepaskan ban dari velg dan menambalnya-pun cukup mudahm hanya menambal karet mentah khusus penambal ban tubeless, menancapkan dan menarik kembali maka karet akan menyatu dengan komponen ban sehingga tidak ada lubang yang membuat angin keluar.

Baca juga:  Modifikasi Spare Part Non-Mesin Yang Bisa Menambah Performa Sepeda Motor Kamu

Nambalnya hanya memerlukan waktu dalam hitungan menit, jadi tidak terlalu khawatir terlambat jika dalam keadaan buru-buru, tanpa menunggu ban dalam dipanaskan dulu pakai api lalu di lem, Lebih cepat!

Kesimpulan Kelebihan Tubles:

  1. Ban Tubeless tanpa menggunakan ban dalam jadi praktis.
  2. Konstruksi Ban Tubeless lebih kuat dan kokoh.
  3. Ban Tubeless relatif lebih awet daripada ban biasa.
  4. Jika ban biasa langsung bocor saat terkena benda tajam, Ban Tubeless tidak langsung bocor.
  5. Cara menambal ban Tubles sangat mudah dan cepat, tidak perlu melepas ban dari velg.

Jadi itulah dia Kelebihan Ban Tubeless apabila dibandingkan dengan Ban Biasa, namun bukan tanpa kekurangan, Ban Tubeless memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

1. Harga Ban Tubeless Relatif lebih mahal
Jika dibandingkan dengan ban biasa untuk harga untuk ukuran yang sama, Harga Ban Tubeless bila dibandingkan dengan gabungan ban luar dan dalam ban tube type itu relatif lebih mahal, meski sudah ditutupi dengan kelebihanya yakni lebih awet.

Baca juga:  Cara Mengetahui Kode Produksi Ban Motor dan Mobil
Baca juga:  5 Efek Buruk setelah Ganti Ban lebih besar daripada Ukuran standar

2. Tidak bisa dipakai untuk semua jenis velg
Ban Tubeless hanya bisa dipakai untuk velg jenis casting-wheel atau populernya velg racing, ban jenis ini tidak bisa dipakai untuk ban spoke atau jari-jari secara langsung, karena rujinya membentuk lubang yang bisa mengeluarkan angin. Namun bukan tidak bisa sama sekali, hal ini masih bisa disiasati dengan tambahan khusus sebagai landasan supaya tidak bocor.

Lapisan Untuk merubah Ban Tubeless pada Velg Jari-jari
Lapisan Tambahan Untuk supaya Ban Tubeless bisa digunakan pada Velg Jari-jari (sumber: advpulse.com)

3. Lebih Berpotensi merusak Velg
Pada dasarnya, velg jenis apa saja baik jari-jari maupun racing bisa saja rusak ketika menghantam benda tajam atau dengan kecepatan tinggi, namun cara kerja ban Tubeless yang tanpa ban dalam dengan sifatnya lebih keras daripada ban biasa serta langsung bekerja bersama velg, akan sedikit lebih berpotensi merusak velg, contohnya untuk permukaan jalan yang tidak rata alias gronjal.

Untuk saat ini, produsen ban maupun pabrikan sepeda motor sudah mulai menggunakan Ban Tubeless sebagai ban bawaan karena memang memiliki banyak keunggulan. Di jalan juga sudah banyak jasa tambal ban tubeless yang tarifnya biasanya Rp 15 ribu saja. Salam gaspol!

Hendri Widananto
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015 hingga kini.

Baca Juga

Arti Kedipan Indikator Mesin Menyala Kuning (MIL) di Spidometer Motor Honda

BLOGOTIVE.COM - Saat ini semua sepeda motor Honda telah menggunakan sistem PGM-FI, dimana salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan...

Ngecas HP di Motor Tidak Membuat Aki Soak, Ini Penjelasanya

BLOGOTIVE.COM – Fitur pengisian daya / power charger menjadi salah satu fitur yang ditawarkan oleh sepeda motor tipe skutik keluaran terbaru seperti Honda BeAT,...

Tinggalkan Balasan

Tetap Terhubung

2,717FansSuka
1,505PengikutMengikuti
92,093PelangganBerlangganan

Terbaru

Starting Grid MotoGP Portugal 2021, Quartararo Start Posisi Pertama

BLOGOTIVE.COM - Starting Grid MotoGP Portugal 2021 menempatkan pembalap Pabrikan Yamaha, Fabio Quartararo meraih Pole Position dengan laptime 1 menit 38,8 detik...

Jam Tayang MotoGP Portugal 2021 Minggu Malam di Trans7

BLOGOTIVE.COM - Jam Tayang MotoGP Portugal akan di siarkan secara Langsung di Trans7 malam nanti, 18 April 2021 mulai pukul 18:00 WIB...

Arti Kedipan Indikator Mesin Menyala Kuning (MIL) di Spidometer Motor Honda

BLOGOTIVE.COM - Saat ini semua sepeda motor Honda telah menggunakan sistem PGM-FI, dimana salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan...

Prediksi MotoGP Portugal 2021, Revans Yamaha-Ducati Part 3

BLOGOTIVE.COM - MotoGP Portugal 2021 diprediksi akan kembali memanas, Pembalap tuan rumah tim pabrikan KTM, Miguel Oliveira memiliki sejarah manis di Sirkuit...

Modifikator: Yamaha NMax 155 Motor yang Mudah di Modifikasi

BLOGOTIVE.COM - Berkembangluasnya modifikasi sepeda motor di Tanah Air juga marak pada kategori MAXI Yamaha. Ubahannya menjadi sebuah karya seni yang tidak...