BlogOtive – Keluarga YZF-R series di Indonesia, Yamaha R3 merupakan motor varian terdekat dengan R25 yang dimana R25 dijual di tanah air, namun Yamaha Indonesia (YIMM) sendiri tidak menjual R3 di pasar lokal meskipun memproduksi sendiri motor tersebut untuk di ekspor ke beberapa negara kawasan Asia.

Yamaha R3 merupakan motor yang memiliki kubikasi 321 cc dengan mesin twin-cylinder inline, memang mirip-mirip R25 namun memiliki kapasitas mesin yang lebih besar. Nah yang jadi pertanyaan dibenak BlogOtive dan mungkin beberapa teman disini adalah kenapa Yamaha tidak jual R3 disini, nah itu yang akan coba kita telisik masdab.

Yamaha R3
Yamaha R3

Dikatakan GM Marketing YIMM, Mohammad Masykur bahwa sebenarnya juga banyak konsumen R25 yang minta R3 dijual di Indonesia tetapi Yamaha punya alasan tersendiri kenapa tidak dijual di sini, alasanya karena jika dijual motor ini jadi terdengar Overprice dan kehilangan value for money katanya.

“Kalau kami bikin Yamaha R3 di sini sih bisa saja. Tapi dari sisi kami, value for money-nya kasihan buat konsumen. (Motor) harus tambah 60 persen untuk PPnBM,” jelasnya dikutip dari Okezone.

Value for money yang dimansudkan disana adalah rendah atau tidak selaras antara harga dengan barang yang didapatkan, bisa kita kalkulasi sendiri masdab.. kubikasi mesin yang hanya berselisih sekitar 70 cc (dari R25) harus kena Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPmBM) dikatakan 60%. Untuk saat ini harga R25 dikisaran Rp 53 juta untuk versi non-ABS, kalau seumpama saja harga R3 dari pabrik adalah Rp 60 juta, karena kena pajak 60% (60/100 x 60jt = 36jt) harga jual jadi 96 juta untuk motor 320 cc. worth-it kah?

Kalau dilihat kalkulasi diatas jelas not-worth it atau value for money-nya sangat rendah kalau menurut BlogOtive, jadi cc 320 (selisih 70 cc dari R25) dirasa nanggung kalau mau dijual di Indonesia masdab.. karena di kelas mesin segitu sudah kena pajak barang mewah, berbeda dengan kelas 250 cc sepertI R25 yang tidak kena PPmBM. Dipikir-pikir daripada beli satu unit R3 seharga (estimasi Rp 96 juta) mending beli R25 (Rp 53 juta) plus R15 (Rp 32 juta) dan itu saja masih sisa.

Jadi itulah dia alasan Yamaha R3 tidak di jual di Indonesia dari YIMM sekaligus kita kalkulasi sekalian. Kesimpulanya, karena kena pajak harga R3 nanti jadi tidak wajar kalau di jual di tanah air.

BAGIKAN
Blogger asal Yogyakarta yang masih belajar dan mencoba berbagai untuk menyalurkan hobi dan kesukaan terhadap Motor, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat dan Salam Gaspol!

LEAVE A REPLY

Harap tulis sebuah komentar
Harap masukan nama kamu