Beberapa orang yang BlogOtive temui yang kebanyakan dari mereka adalah memberikan feedback dari penggunaan jenis bahan bakar baru dari Pertamina yakni Pertalite. dari sekian orang yang bertanya kepada BlogOtive atau sekedar curhat, mereka merasakan feeling yang berbeda-beda masdab.. namun kebanyakan dari mereka memberikan masukan yang buruk.. motor menjadi ngandat seakan tidak ada tenaganya. Kok bisa gitu?

Pertalite
Pertalite saat tahun lalu masih dalam Uji Pasar 

Kita tahu masdab, Pertalite memiliki RON (Research Octane Number) atau Oktan yang lebih tinggi daripada Premium yang memiliki Oktan 88, sedangkan Pertalite ada di 90, hampir mendekati nilai oktan Pertamax (92). Pertalite juga sudah enggak menggunakan pewarna.. jadi warnanya kebiruan mirip bensin campuran (oli samping dan bensin premium, motor 2 tak jaman dulu..). Loh kalau seperti itu jadinya bukanya lebih bagus?

Kalau dari kualitas bahan bakar mestinya performa yang dihasilkan dari sepeda motor bisa lebih baik daripada menggunakan Premium. Seharusnya.. tetapi dari feedback yang diberikan oleh beberapa rekan, mereka kebanyakan merasa motornya seperti menjadi tidak bertenaga.

“Pertalite enggak enak, jadi serasa enggak ada tenaganya,” kata Bro Aziz kepada BlogOtive.

Bro Aziz menggunakan Satria F150 Karburator tahun 2013 dan juga Suzuki Nex 110, dimana impresi dari kedua tungganganya tersebut terasa lebih berat atau ngandat saat menggunakan Pertalite apabila dibandingkan penggunaan Premium.

Meskipun beliau hanya memberikan pendapat berdasarkan apa yang dirasakan (feeling), tidak ada data yang membuktikan perbedaan tenaga, karena memang tidak diukur, tetapi begitulah yang terjadi.. dan hal itu dirasakan juga oleh bro Ryan, doi pakai Vega ZR keluaran terbaru (sebelum Vega RR)..

Nah, dari curhatan kedua rekan tersebut, BlogOtive akhirnya menulis artikel ini sekaligus mencari tahu jawaban dari curhatan mereka untuk Otivers semua yang mungkin juga merasakan yang sama.

Kalau dari analisa BlogOtive dan campuran dari Opini.. mohon maaf hanya sekedar opini, dikarenakan tidak ada data diatas kertas untuk dijadikan acuan. Pertalite memang memiliki kualitas yang lebih baik dilihat dari nilai oktan dan kandungan yang dicampurkan seperti tidak ada timbal dan memiliki zat anti karat yang itu belum dimiliki Premium.. itu kalau dari kualitas bahan, tetapi kalau dari kualitas pembakaran, tidak semua motor bersahabat dengan jenis BBM ini masdab terutama untuk motor yang memiliki kompresi mesin rendah..

Kita tahu Suzuki Satria memiliki kompresi 10,2 : 1, Suzuki Nex 110 (9,4 :1) dan Vega ZR (9:3 :1), bisa dikatakan kompresinya tidak terlalu tinggi, sehingga tidak butuh bahan bakar dengan oktan yang tinggi, mungkin bisa dikatakan oktanya ketinggian.. IMO, atau kemungkinan kedua, feeling tersebut dirasakan hanya karena merasa over expectation terhadap Pertalite sehingga rasanya yang seharusnya bisa lebih karena Oktan naik 2 angka, sebenarnya performanya sama jadi yang dirasa jadinya malah kurang. enggak tau juga masdab..

BAGIKAN
Blogger asal Yogyakarta yang masih belajar dan mencoba berbagai untuk menyalurkan hobi dan kesukaan terhadap Motor, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat dan Salam Motolovers!

LEAVE A REPLY

Harap tulis sebuah komentar
Harap masukan nama kamu