Setelah Nicky Hayden memutuskan untuk berhenti di kompetisi motoGP 2016 dan memutuskan untuk pindah ke World Superbike, WSBK 2016 ia berniat untuk mendapatkan momen yang indah dan menjadi yang terbaik di akhir balapanya di sirkuit ketgiga terakhir, Philip Island Australia.

Nicky Hayden menjadi sosok pembalap Amerika terlama di motoGP, ia meneruskan jejak Casey Stoner untuk pindah atau mengakhiri kompetisi di balap motor paling digemari ini. Praktis, senior di motoGP tinggalah Valentino Rossi saja.

Dalam wawancaranya, ia banyak mengambil kenangan beberapa waktu dia berjaya dulu, dan untuk perpisahan di Philip Island dia ingin mengulanginya.

“Saya punya momen podium tempat kedua, saya ingat saya melewati Sete Gibernau separuh lap terakhir, dan itu jelas momen besar bagi saya karena itu adalah musim rookie saya,” kata Hayden. “Banyak orang mempertanyakan saya kemudian. Aku sudah menjalani beberapa race terbaik di masa lalu dan akan menyenangkan untuk memiliki satu lagi akhir pekan ini,” ujar Hayden seperti yang dikutip dari Crash.net.

Nicky Hayden di Philip Island

Sungguh disayangkan motoGP akan kehilangan Nicky Hayden, hal ini juga diungkapkan Rossi yang sudah lama mengenal Hayden. Dimusim depan, Hayden akan tetap membalap, akan tetapi ia akan ke WSBK bergabung bersama Honda.

Di akhir Philip Island ini Nicky Hayden ingin mempersembahkan yang terbaik, namun ini juga menjadi balapan terakhir Hayden di Philip Island, bagaimanapun juga rider ini beberapa kali membentangkan bendera Amerika.

Post ini disempurnakan pada 14/10/2015 pukul 17:55 WIB, sebelumnya kesalahan penulis.

BAGIKAN
Blogger asal Yogyakarta yang masih belajar dan mencoba berbagai untuk menyalurkan hobi dan kesukaan terhadap Motor, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat dan Salam Gaspol!

LEAVE A REPLY

Harap tulis sebuah komentar
Harap masukan nama kamu