25.4 C
Yogyakarta
Minggu, November 28, 2021

Masalah Saling klaim antar internal KTM Indonesia, Apa yang terjadi?

Masalah Saling klaim antar Internal KTM , BlogOtive – Yoot masdab, produk KTM yang baru saja menuai dambaan dan lirikan dari bikers tanah air lantaran harga yang menggiurkan ternyata sudah terkena badai masalah, ada saling klaim antar perusahaan yang memegang saham KTM di Indonesia, mereka adalah PT Jaya Selaras Sejahtera yang dulunya memegang kendali penuh sebelum adanya jalinan kerjasama antara Bajaj Auto dan KTM, berselisih dengan PT Penta Jaya Laju Motor yang sudah ditunjuk sebagai distributor tunggal setelah jalinan kerjasama terjadi. Saling klaim, apa yang terjadi?

KTM Indonesia
KTM

PT Jaya Selaras Sejahtera mengklaim bahwa penurunan harga yang dilakukan oleh PT Penta Jaya Laju Motor itu tidak benar, menurutnya itu melanggar hukum, berikut kutipan Presiden Direktur PT Jaya, Jimmi Budhijanto. yang dilansir dari detik.com.

“Berita diskon besar-besaran hingga Rp 20 juta per unit sepeda motor KTM adalah tidak benar. Dan sangat mengganggu kinerja KTM Indonesia,” ungkapnya.

“Siapa pun itu, tidak berhak menurunkan harga tanpa persetujuan APM. Itu melanggar hukum. Kami sudah menyiapkan bagian legal untuk kasus ini. Karena hal ini sudah meresahkan konsumen dan diler resmi KTM Indonesia. Meskipun itu motor dari prinsipal kami, dan dari tahun 2015, kami tidak akan melayani servis dan penyediaan suku cadangnya,”

Jadi disimpulkan dari kutipan PT Jaya Selaras Sejahtera, menurutnya penurunan harga hingg Rp 20 juta yang dilakukan PT Penta Jaya itu tidak benar dan melanggar hukum karena tanpa persetujuan APM (Agen Pemegang Merek), disini mungkin PT Jaya. PT Jaya mengancam tidak akan melayani service dan suku cadang.

Sementara PT Penta Jaya Laju Motor mengklaim jika KTM Indonesia sudah dibagi menjadi dua perusahaan dimana PT Penta memegang penjualan untuk Duke dan RC series.

“Awalnya, KTM itu kan satu (APM). Hanya pergantian saja. Sebelum kita (PT Penta Jaya Laju Motor), itu namanya Moto KTM Indonesia. Setelah itu, sekarang policy setahun yang lalu, sejak IIMS 2015, itu kan sudah diumumkan bahwa KTM yang megang adalah dua perusahaan yaitu satu penjualan khusus untuk big bike sama dirt bike itu di Bali, Euro Moto Sport, satu lagi adalah penjualan street bike (Duke 200, RC 200, Duke 250, RC 250), itu kami PT Penta Jaya Laju Motor. Dan waktu itu (saat di IIMS 2015) juga sudah ada dari tim KTM Austria sendiri yang datang langsung.” ujar Ahmad Zafitra Danie, Marketing Division Head PT Penta Jaya.

Membingungkan masdab, jadi intinya PT Jaya Selaras Sejahtera masih mengklaim bahwa APM KTM Indonesia masih ditanganya sementara dari pernyataan PT Penta Jaya perusahaan sudah dibagi menjadi dua dimana Penta Jaya memegang penjualan streetbike termasuk Duke dan RC series kelas 200-250 cc. Terus yang benar yang mana? hmm entahlah..

Tapi kalau ditelisik dari Situs web resmi KTM, PT Jaya Selaras masih ada ikatan kerjasama dengan KTM namun memegang penjualan sport 400 cc keatas, berikut beberapa kutipan dari website resmi KTM.

“Kemitraan bisnis yang sudah ada dengan importir saat ini PT Jaya Selaras Sejahtera akan tetap berjalan, tetapi akan sekarang sepenuhnya fokus berbagai model di atas 400cc.” mengutip ktmgroup.com, diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh BlogOtive.

Kerjasama KTM Indonesia
Pernyataan di situs resmi KTM.

Nah tuh jadi kalau dari yang kita baca di situs resmi, sebenarnya PT Jaya Selaras Sejahtera sudah di direct untuk menjual KTM series di atas 400 cc, lah namun untuk stock RC dan Duke series antara 200-250 masih ada donk, kalau harga mulanya masih kisaran Rp 50 jutaan (untuk kelas 200cc), berarti segitu bentrok donk dengan harga yang dibandrol PT Penta Jaya kemarin yang sudah dikisaran Rp 30 jutaan. Ya.. mungkin itu ini yang menjadi permasalahan (mungkin lho ya). Tapi entahlah yang mana yang benar diantara keduanya, yang pasti jika terjadi seperti ini, konsumen yang di rugikan.. semoga saja kedua belah pihak bisa berdiskusi duduk bersama untuk memutuskan yang terbaik dan kasus ini segera cepat berakhir.

Hendri Widananto
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015 hingga kini.

Baca Juga

Asyik! Trail Murah entry-level KTM bermesin 150-250 sedang On Progress

Masdab, kabar gembira datang untuk kita semua khususnya yang ngarep banget KTM Indonesia enggak cuma mengeluarkan motor on-road saja namun juga merengsek untuk sekmen...

5 Perbedaan pada KTM Duke 250 dan 390 2017

Dab, KTM Duke 250 dan Duke 390 memiliki selisih kubikasi mesin yang cukup besar, apalagi bandrol keduanya dimana Duke 250 dijual dengan harga Rp...

KTM Duke 250 & 390 Model Year 2017 meluncur di Indonesia

Hari ini, Kamis (8/6/2017) di Jakarta Fair 2017, JIExpo Kemayoran, Jakarta secara resmi KTM Indonesia melalui PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) selaku agen...

Tinggalkan Balasan

Tetap Terhubung

2,717FansSuka
1,505PengikutMengikuti
92,093PelangganBerlangganan

Terbaru

Jual Beli Mobil Bekas Aman dan Berkualitas hanya lewat Online

Jual mobil di masa pandemic ini bisa dengan mudah asalkan tetap dan masih menggunakan protocol kesehatan selama beraktivitas diluar rumah. Untuk mengakomodir...

Mobil Bekas dengan Harga Terjangkau di Balai Lelang IBID

Beli mobil bekas dengan metode lelang mulai digemari masyarakat. Salah satu balai lelang yang paling sering digunakan adalah IBID. Tidak hanya kendaraan...

Kelebihan & Kelemahan Avanza FWD / Penggerak Roda Depan, Bukan Pelibas Tanjakan Lagi?

BLOGOTIVE.COM - Toyota Avanza baru-baru ini ramai diperbincangkan di kalangan netizen, pasalnya mobil sejuta umat di Indonesia ini sudah ketahuan wujud versi...

Review Singkat Suzuki Ertiga, MPV Penantang Toyota Avanza

Review singkat Suzuki Ertiga yang akan kita bahas kali ini menjadi topik yang menarik bagi pecinta otomotif Indonesia. Mobil...

[Foto] Bocoran All New Avanza Veloz Hitam tipe Q 2022 Interior-Exterior, Fitur Naik Kelas

BLOGOTIVE.COM - Sudah bukan rahasia lagi, Bocoran All New Avanza Veloz tipe Q terlanjur menyebar di jagat maya.. di artikel ini saya...