Beranda Moto GP Kasihan Dovizioso, Dua Race berturut-turut di ajak Crash pembalap lain

Kasihan Dovizioso, Dua Race berturut-turut di ajak Crash pembalap lain

0
BERBAGI

Kasihan Dovizioso, itulah kata-kata yang mungkin keluar dari benak Otivers semua karena Dua Race secara berturut-turut Andrea Dovi diajak crash oleh pembalap lain, itu mungkin menjadi pukulan yang menyakitkan untuk dirinya karena sebenarnya Andrea mampu menunjukkan bahwa dirinya kompetitif dan bahkan bisa memenangkan race atau sekedar memenangkan podium.

Dovizioso diajak crash Dani Pedrosa
Dovizioso diajak crash Dani Pedrosa

Namun sayang, nasib berkata lain.. Setelah berhasil meraih podium di Race Perdana di Losail sebagai runner-up, di race kedua, MotoGP Argentina, Andrea Dovizioso harus di ajak crash oleh rekan setimnya, Andrea Iannone di tikungan kedua akibat kesalahan Iannone yang mungkin kehilangan grip ban depan. Iannone-pun pada akhirnya terkena sanksi penalty poin, dalam pernyataan-nya ia menyesal telah menjatuhkan rekan-nya sendiri.

“Ketika sata tiba di tukungan kedua dari belakang, saya kehilangan grip ban depan dan membawa Dovizioso turun dalam kecelakaan. Sayangnya itulah dan aku benar-benar menyesal untuk tim saya, untuk Andrea [Dovizioso] dan untuk semua orang di Ducati karena bisa podium dengan dua pembalap tim Ducati akan menjadi hasil yang luar biasa.” ujarnya dikutip situs resmi MotoGP.

Dovizioso yang saat itu dalam posisi yang sangat baik dan mendekati podium mengaku sangat kecewa dengan apa yang terjadi. Setelah Kompetitif dalam kualifikasi, dia malah terkena musibah dengan crash akibat teman setimnya sendiri.

“Saya sangat kecewa karena kami melakukan balapan yang hebat meskipun itu menjadi akhir pekan yang rumit untuk semua orang.”

Dovizioso saat setelah diajak Crash Iannone
Dovizioso saat setelah diajak Crash Iannone

Dozi saat itu menuturkan bahwa ia sangat rindu podium, ia juga mengatakan bahwa dirinya sangat cepat di Argentina dan apabila ia berhasil finish mungkin devisit poin akan hanya selisih 1 poin dibelakang Marc Marquez.

Di grand-prix setelahnya, tepatnya di Sirkuit of America (COTA), MotoGP Amerika ia juga mendapatkan kegagalan serupa. Kali ini rider dari tim lain, Dani Pedrosa kurang lebih melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Iannone, ia kehilangan grip ban depan dan ikut menyeret Dovizioso.

Setelah Crash, Dani menghampiri Dovizioso yang terlihat sangat kecewa setelah melihat apa yang terjadi. Didalam paddock akhirnya Dani meminta maaf kepada Dovi atas kesalahanya.

“Saya membuat kesalahan kecil, kehulangan ujung depan bawah pengereman ketika sata masih menikung, Saya kehilangan kendali dan mencoba untuk menyelamatkan kecelakaan itu, tapi akhirnya aku terjatuh dan membawa Dovizioso bersamaku.”

“Aku ingin minta maaf padanya, aku senang dia baik-baik saja, kabar bauknya adalag bahwa kami mengambil langkah besar ke depan dengan praktik untuk balapan. Sekarang kita harus hati-hati,”

Lagi-lagi dan harus terulang lagi, Andre Dovizioso mendapatkan kekecewaan dobel dan bertubi-tubi, namun dirinya akhirnya menjadikan itu sebagai pelajaran.

“Saya benar-benar sangat kecewa karena sekali lagi aku tidak bisa menyelesaikan lomba akibat kesalahan dari pembalap lain dan kehilangan dua podium. Namun saya juga melihat aspek positif: Saya tidak menjatuhkan diri saya sendiri yang mungkin itu kelihatanya lebih buruk. Selain itu, di tiga balapan yang berbeda, dalam situasi yang sangat sulit untuk mengelola ban, kita selalu bisa berjuang untuk podium.”

Dovizioso harus legowo kehilangan banyak poin, namun dengan terjatuh oleh lawan dan mau menerima maaf mungkin jauh lebih terhormat daripada memenangkan podium sekalipun. Good job Dovi!

BERBAGI
Blogger asal Yogyakarta yang masih belajar dan mencoba berbagai untuk menyalurkan hobi dan kesukaan terhadap Motor, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat dan Salam Gaspol!

Tinggalkan sebuah balasan

Mohon ketikkan komentar
Mohon masukan nama kamu disini