30.8 C
Yogyakarta
Sabtu, Juli 24, 2021

Bahaya Ban Cacing, Mengancam keselamatan

Bahaya Ban Cacing , BlogOtive – Ban Cacing bisa mengancam keselamatan masdab, itu yang perlu digaris bawahi untuk kita semua. Ada berita kemarin di Karanganyar, Jawa Tengah sesorang meninggal lantaran adu banteng dengan mobil diketahui motor menggunakan ban cacing, dengan kasus ini langsung bergegas untuk membuat post ini untuk menyadarkan kita dan khusunya admin pribadi.

Ban Cacing adalah fenomena modifikasi yang cukup kondang di Indonesia, kalau hanya untuk modif, untuk kontes dan tidak digunakan dijalan raya sepertinya sih oke oke saja penggunaan ban cacing ini masdab, tetapi apabila motor dipakai untuk harian dan tidak jarang untuk menempuh jarak jauh dan kecepatan tinggi lebih baik urungkan deh modifikasi ban cacing.

Paling enggak digunakan untuk lintasan yang tidak ada tikungan seperti Drag, menguntungkan karena ringan. Selebihnya? berbahaya!

Ban Cacing
Thailook, modifikasi motor bergaya dengan ban cacing

Ban cacing identik dengan sebuah aliran modifikasi dari Thailand, ‘thailook’ dimana motor-motor disulap menggunakan ban tapak yang tidak lebar, kecil, diaplikasikan bukan hanya motor dengan kubikasi mesin kecil contohnya 110 cc, tapi juga merambah ke mesin 150 dan bahkan 250 cc juga sering ada. Kuda besi berkapasitas 150 cc dengan ban seuprit masdab? wis jian.. kebayang seperti apa kebutuhan kaki-kaki mencengkram aspal.. ngesot-ngesot dab!

Bahaya yang ditimbulan dari Ban Cacaing

Daya Cengkram rendah, Enggak Grippy
Grip ban, dalam dunia balap apalagi MotoGP pasti nama ini sering di mention , dimana kekuatan ban dalam menempel aspal untuk sama-sama menahan beban si kuda besi dan pengendaranya melewati tikungan.

Ban cacing karena dimensinya yang kecil tapaknya yang kecil juga otomatis tidak banyak komponen ban yang menempel di aspal, akibatnya ban jadi tidak punya daya cengkram yang cukup, not grippy. Efek yang ditimbulkan jelas, kalau ban tidak bisa menopang berat ya kepleset.. apalagi kalau hujan, temperatur ban dingin, ngapung deh itu ban!

Diameter ban jadi kecil, rawan masuk lubang
Jalanan di Indonesia tidak semuanya mulus masdab, hal ini menambah risiko untuk pengguna ban cacing. Bagaimana tidak, dengan penggunaan ban cacing otomatis dimensi (diameter) roda bakalan jadi lebih kecil, dan bayangkan apa yang terjadi kalau motor masuk lubang kecil atau yang lumayan besar, apakah bisa melewatinya dan menapak ke tanah atau malah masuk nancap atau bisa membuat rider terpental?

Pengalaman pribadi, teman admin yang pakai ban cacing dulu pernah masuk lubang jalanan yang lumayan besar dan dia terpental pada akhirnya jatuh (untung kepental tidak masuk jurang, dekat jurang soalnya), untunglah juga cuma lecet. Padahal kalau diamati, lubang tersebut kalau seumpama dilewati pakai ban standar hasilnya sepertinya berbeda, paling cuma kehilangan keseimbangan dikit.

Ground Clearance rendah, nggasruk!
Dengan diameter ban yang lebih kecil, otomatis akan membuat ground clearance jadi lebih rendah, komponen motor yang memiliki jarak terendah ke tanah seperti standar, blok mesin atau footstep berkemungkinan besar bisa nggasruk. Ingat, selain Indonesia jalanan tidak semuanya mulus, di tanah air ini banyak polisi yang kurang kerjaan, polisi tidur! hehe..

Kalau motor diibaratkan seorang pria, tampilanya jadi letoy enggak garang!
Jadi kalau pakai ban cacing itu menurut BlogOtive, penampilan motornya jadi berkurang.. karena kebawa selara mungkin ya, tapi pandangan admin kalau melihat ban gambot itu rasanya seperti garang gitu loh masdab, laki banget gitu, ibarat pria dia kekar luar biasa (tapi segambot-gambotnya ban juga harus menyesuaikan dimensi motor juga), berbanding terbalik dengan ban cacing.. jadi letoy!

Berurusan dengan Polisi, Tilang!
Merubah dimensi motor itu masuk dalam undang-undang loh sob dan kalau merubah kapasitas muatan harus uji tipe dulu. Lah kalau ban jadi kecil otomatis melanggar aturan, terus kalau ban lebih besar kan merubah dimensi, apa itu juga melanggar UU? yup, setidaknya terlepas dari undang-undang masdab, ban kecil dianggap berbahaya ya karena alasan-alasan diatas tadi, berbeda dengan ban yang besar (dari standarnya). Jadi ban cacing membuat kita sering menghadiri sidang!

Kurang lebih itu dia masdab, Bahaya Ban Cacing yang bisa mengancam keselamatan dan ada juga tambahan tampilan jadi letoy dan sering berurusan dengan polisi. Mari jadikan pembelajaran bersama!

Hendri Widananto
Tinggal di Yogyakara, penghobi motor sejak kecil, seorang Testrider, Reviewer dan penikmat balap MotoGP. Mulai aktif berbagi seputar motor pada tahun 2015 hingga kini.

Baca Juga

Ngecas HP di Motor Tidak Membuat Aki Soak, Ini Penjelasanya

BLOGOTIVE.COM – Fitur pengisian daya / power charger menjadi salah satu fitur yang ditawarkan oleh sepeda motor tipe skutik keluaran terbaru seperti Honda BeAT,...

Wajib Uji Emisi Kendaraan Bermotor Termasuk Roda Dua, Yamaha Beri Dukungan

BLOGOTIVE.COM - Dinas lingkungan hidup DKI Jakarta saat ini tengah menjalankan sosialisasi program wajib uji emisi untuk sepeda motor.  Dalam mendukung program tersebut,...

Astra Motor Yogyakarta Gelar Ujian SIM C Gratis dan Pelatihan Safety Riding

BLOGOTIVE.COM - Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kedu, dan Banyumas bekerja sama dengan...

Tinggalkan Balasan

Tetap Terhubung

2,717FansSuka
1,505PengikutMengikuti
92,093PelangganBerlangganan

Terbaru

Pajak Innova Reborn 2016-2021 Bensin dan Diesel, Catat Sebelum Membeli!

BLOGOTIVE.COM - Siapa yang tidak tahu Toyota Kijang Innova, mobil MPV 7 seater yang sudah sejak lama menjadi favorit masyarakat Indonesia karena...

9 Pilihan Warna Honda BeAT 2021, Dibagi Dua Varian

BLOGOTIVE.COM - Untuk kamu yang pengen meminang Honda BeAT, tidak tanggung-tanggung ada 9 pilihan warna keren yang disediakan PT Astra Honda Motor...

Biaya Biro Jasa STNK Perpanjangan Tanpa KTP, Ini Tarifnya

BLOGOTIVE.COM - Perpajakan masih menjadi kendala bagi beberapa orang yang membeli kendaraan bekas atau second, jika hendak perpanjangan tahunan si pemilik STNK...

All New CB150R facelift 2021 Resmi Launching di Yogyakarta, Kedu dan Banyumas

BLOGOTIVE.COM - Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas secara resmi telah memperkenalkan motor sport...

Starting Grid MotoGP Perancis 2021, Quartararo Pole Position

BLOGOTIVE.COM - Starting Grid MotoGP Perancis 2021 di Sirkuit Le Mans menempatkan pembalap pabrikan Yamaha, Quartararo start dari posisi pertama, Fabio meraih...